Jumat, 19 Oktober 2018

Legenda Ke-25-Persahabatan Musang dan Burung Sekretaris



PERSAHABATAN MUSANG DAN BURUNG SEKRETARIS

Ini ada lagi cerita tentang permusuhan antara musang dan ular tapi dengan versi yang berbeda.  Kali ini versi dari negara asalnya, Afrika.


Zaman dahulu musang bersahabat dengan  burung sekretaris (Lucu, ya, namanya?  Dinamakan burung sekretaris mungkin karena memiliki kaki jenjang dan bulu cantik seperti seseorang yang berseragam abu dan hitam.  Mengingatkan kita pada sekretaris kantor).

Suatu ketika burung sekretaris berpamitan ingin pergi mandi karena merasa kegerahan.

Dalam kesendiriannya, musang bertemu dengan ular di semak-semak.

“Hai, musang, maukah kamu menemaniku berjalan-jalan di padang rumput kita ini?”

“Aku nggak keberatan ular, hitung-hitung buat mengusir rasa sepi.”


“Tahukah kamu, ada sesuatu yang istimewa ingin aku tunjukkan padamu.”

“Apa itu, Ular?  Musang penasaran, ingin tahu

Setelah perjalanan yang cukup jauh, ternyata ular menunjukkan sebuah sarang di tanah.  Ada beberapa telur dalam sarang itu.  Musang benar-benar tidak tahu siapa pemilik telur itu.

“Apakah kamu mau mencicipi telur-telur itu?  Rasanya sangat lezat, Musang.”

“Aku tidak ingin memakannya.  Aku belum pernah makan telur sebelumnya.”

“Mereka sangat lezat, gurih dan segar.  Aku sering memakannya.  Enak sekali, coba lihat caraku memakannya.”   Ular terus membujuk dan menampakkan kelezatan rasa dari telur-telur itu.

Musang mulai tergoda memakan telur itu tanpa bertanya siapa yang memilikinya.


“Benar juga, Ular, telur-telur ini memang lezat.”  Mereka berdua makan hingga telur terakhir dimakan oleh musang.  Bersamaan dengan itu, datanglah burung sekretaris.


Ular yang licik memulai fitnahannya pada musang.”Sangat disayangkan, telur anda yang cantik ini dimakan oleh musang hingga habis.”


“Teganya kamu, Musang.  Memakan telur teman dekatmu sendiri.  Burung sekretaris marah besar, kecewa dan sedih  merasa dikhianati.


“Maafkan aku aku tidak tahu kalau ini telur-telurmu.   Ular juga memakannya.  Justru ular yang mengajakku memakan  telurmu ini.  Aku sudah menolaknya tapi dia tetap membujukku.”

Burung sekretaris juga melihat ada cangkang di samping tubuh ular. 

“Kalian berdua memakan telur-telur saya!”


"Anda berdua sudah makan telur saya," kata Sekretaris Bird dengan marah.

“Ular tidak memberi tahuku bahwa ini telur kamu, kalau begitu kita serang saja perusak persahabatan kita ini.

Mereka berdua menyerang ular dengan sengit.  Bahkan gerakan musang sangat cepat memburu kepala ular.  Ular kewalahan dan mati oleh musang.

“Mulai sekarang, aku akan turut menjaga sarangmu dari serangan ular-ular jahat itu.  Kalu mereka mencuri telurmu, aku akan membinasakannya”


"Benar saja.  Musang menepati janjinya untuk memakan ular.  Dengan mengandalkan gerak cepatnya, Musang dapat dengan mudah mengalahkan ular.


Sementara itu, burung sekretaris belajar membuat sarang di tempat yang lebih aman.  Di dahan pohon yang rindang ataupun berduri, supaya aman dari serangan ular.  Hingga kini burung sekretaris juga memakan ular dengan menggunakan kekuatan kakinya yang jenjang juga menyerang dengan tanduk kakinya.

PESAN MORAL:
1. Janganlah kau memakai atau memakan sesuatu tanpa kau tahu siapa pemiliknya 
2. Janganlah menjadi pengkhianat karena sifat ini akan mendekatkan kita pada kebinasaan
3. Tetaplah menjalin persahabatan dan hindarkan diri dari permusuhan
4. Waspadalah pada kejahatan mereka yang senang mengadu domba dan memecah belah
5. Permintaan maaf saat bersalah akan menyambungkan kembali persahabatan yang terkoyak dan menghapus permusuhan

FAKTA ILMIAH
Fakta ilmiah tentang musang sudah pernah kita ungkapkan pada legenda terdahulu, sekarang kita simak dulu apa burung sekretaris itu?

Burung sekretaris adalah jenis burung pemangsa berukuran besar.  Merupakan hewan endemic yang khas hidup di Afrika.  Banyak dijumpai di padang rumput terbuka, Savana di wilayah Sub-Sahara  Afrika.

Taksonomi:
Kingdom:Animalia,  Filum: Chodata, Kelas: Aves, Ordo: Accipitriformes, Famili Sagittariidae, Genus: Sagittarius, Spesies: Sagitarius serpentarius.

Nah, kita tentu penasaran Mengapa burung ini mendapat julukan burung sekretaris.  Secara etimologi, ilmu asal-usul kata.   Sekretaris disematkan pada burung ini karena jambulnya yang mirip dengan pena.  Seorang sekretaris biasanya menyelipkan pena di telinganya.  Selain itu kaki yang jenjang dan bulu mirip seragam seorang sekretaris wanita bisa jadi menginspirasi pemberi nama pertama untuk burung ini.

Hipotesa yang lebih ilmiah adalah penyerapan kata dari bahasa Prancis yang diserap dari bahasa Arab saqr at tair yang bermakna burung pemangsa.

Nama genus Sagitarius, bermakna pemanah (bahasa Latin) dan nama spesies serpentarius terkait keterampilannya sebagai pemburu.

REFERENSI :
1.  https://id.wikipedia.org/wiki/Burung_sekretaris
2.  http://angolarising.blogspot.co.id/african-folklore

Tidak ada komentar:

Posting Komentar