AKHIRNYA MEREKA
BERSAHABAT
(Kisah Jakal,
Karakal dan Eland)
Nama hewan ini tentu masih asing buat kita. Baiklah akan diperkenalkan sedikit apa itu
Jakal, Karakal dan Eland. Jakal adalah
bangsa srigala, dengan ukuran lebih kecil.
Karakal sebangsa kucing bertelinga hitam sedangkan Eland merupakan jenis
kijang berukuran paling besar.
Suatu ketika Karakal pulang dari perburuannya. Di tengah perjalanan yang melelahkan, ia
ingin segera sampai di rumah dengan berlari.
Tidak sengaja ia menabrak binatang yang belum pernah diketahuinya
sebelum ini.
Besarnya tubuh binatang itu membuatnya kaget dan ketakutan. Tidak ada jalan lain, ia mendekati binatang
itu dengan waspada dan berhati-hati,”Assalamu’alaikum, kawan, siapa namamu?”
Sosok besar itu
tidak segera menjawab, ia menghentakkan kakinya ke tanah. Menghasilkan gumpalan debu seperti awan
besar. Kemudia ia menjawab dengan nada
kasar tidak bersahabat, “Namaku Eland! Kamu siapa?” Eland tidak menjawab salam dari Karakal.
Karakal masih
terkagum-kagum dengan ukuran besar Eland, ia lebih senang menganggapnya sebagai
raja kijang atau kijang raksasa. Hanya
sampai disitu saja percakapan keduanya.
Karakal terus berlari secepat mungkin, masih dengan rasa takutnya sambil
berkata,”Aku Karakal.”
Karakal tidak
begitu bersahabat baik dengan Jakal. Sekali
waktu Jakal menampakkan perhatiannya.
Anehnya, terkadang mereka juga bertengkar bahkan terlibat perkelahian.
“Apa yang
membuatmu tersengal-sengal? Adakah sesuatu yang akan ingin mencelakaimu?”
“Aku menabrak
tetangga kita di bawah sana. Dia besar
sekali. Sungguh baru kali ini aku
melihat kijang sebesar itu.”
“Bodoh sekali
kamu. Dia itu mangsa yang sangat
enak. Kenapa tidak kau terkam daging
besar itu?”
“Aku terlalu
kecil untuk memangsanya.”
Kedua sahabat
itu bersepakat untuk memangsa bersama Eland.
Pikir mereka, meskipun besar akan lebih mudah bila diserang bersama. Saat-saat seperti ini, mereka terlihat
seperti sahabat karib. Mereka pun turun
mengendap-endap ke rumah Eland di kaki bukit.
Eland menyadari kehadiran mereka.
Ia curiga bahwa mereka akan memangsanya juga keluarganya.
Eland segera
bersembunyi di dekat isterinya.”Ada yang berniat jahat pada kita. Apa yang harus aku lakukan?” Eland kebingungan dalam cemasnya.
Isterinya menyarankan
sesuatu.”Tenanglah, aku punya akal. Buat
anak kita menangis di depan mereka, katakana bahwa anakmu kelaparan.
Berusahalah untuk membuat mereka iba.”
Eland mengikuti
saran isterinya, ditanduknya kaki anaknya hingga menangis.
Tangisan yang
pilu itu membuat Jakal bertanya penyebab tangisan sedih itu.”Mengapa anakmu
menangis. Tampaknya dia sedih sekali.”
“Benar,
Jakal. Dia sudah tidak makan
berhari-hari. Kalaupun kalian
menginginkan daging kami, daging kami tidak akan enak dimakan. Kami akan bisa kalian nikmati kalau kami
dalam keadaan kenyang.”
Tiba-tiba Jakal
melirik kearah Karakal. Eland dan
keluarganya sedang lapar, dagingnya akan keras.
Sementara Karakal pasti akan lebih lezat. Maka Jakal mengikatkan tali pada Karakal.
“Subhanallah,
Jakal, apakah kamu mau memangsaku?”
Karakal protes dengan kelakuan Jakal.
“Tenanglah, aku
sudah terlalu lapar.” Jakal
menyeringai. Taringnya meneteskan air
liur dan matanya menatap tajam.
Mengerikan.
Karakal segera
mengambil langkah penyelamatan diri. Ia lari
sekencang mungkin sedangkan Jakal tetap memegang tali pengikat leher Karakal.
Jakal terjatuh ke dalam lubang cukup dalam.
Tubuhnya terpelanting hingga memar.
Sementara itu Karakal terlepas dari tali kekang itu.
Jakal mengaduh
dan meminta tolong pada Karakal. Ia
berjanji tidak akan berkhianat lagi.
Melihat Jakal celaka, Karakal membantunya untuk naik dari lubang. Dibantunya Jakal untuk sembuh dari luka-luka
itu.
Mereka pun
memutuskan untuk tidak saling mencelakai lagi.
Mereka pun bersahabat dengan Eland dengan masih terus merasa kagum
dengan tubuh besarnya yang gagah.
PESAN MORAL:
Bersahabatlah
dengan tulus maka kita akan mendapatkan ketenangan dan berbagai kemudahan.
Persahabatan
berarti menyambung tali silaturahmi. Di
dalamnya ada keberkahan, saling menolong, memperpanjang umur, memperbanyak
rejeki dan menjadi penyembuh dari berbagai penyakit
Hindari sifat
khianat karena sifat itu akan mengantarkan kita pada celaka
Jawablah salam
dengan keramahan agar menghapus segala kebencian, menghilangkan kekhawatiran
dan rasa takut.
FAKTA ILMIAH
Karakal:
Sejenis kucing berukuran sedang, habitatnya tersebar di Asia Barat, Asia
Selatan dan Afrika. Nama Karakal dari
bahasa Turki karakulak yang bermakna telinga hitam. D Afrika, dikenal dengan sebutan Rooikat atau
kucing merah.
Karakal
bertubuh ramping dan berotot, kakinya panjang, ekornya pendek. Berat jenis jantan bisa mencapai13-18 kg,
sedangkan betinanya sekitar 11 kg. Panjang tubuhnya 65-90 cm. Warna bulunya
bervariasi antara merah anggur, abu-abu ataupun warna pasir, motif bintik
kemerahan. Pupil mata berupa lingkaran
bercelah. Ciri yang paling mencolok
adalah telinga panjang hitamnya yang berfungsi mencari mangsa. Kakinya berambut di antara bantalan kakinya.
Taksonomi:
Kingdom:
Animalia, Filum: Chordata, Kelas: Mamalia, Ordo:Carnivora, Famili: Felidae,
Subfamili:Felinae, Genus: Caracal, Spesies beragam sesuai pemberi
namanya (Caracal caracal/Caracal melanotis/Felis caracal )
Jakal: Jakal
tergolong dalam jenis Canis, yang meliputi serigala dan anjing. Ada tiga macam Jakal, yaitu jakal emas, jakal
punggung hitam, jakal bersisi garis.
Mereka tersebar di Afrika dan Eurosia(Asia dan Eropa)
Taksonomi:
Animalia,
Filum: Chordata, Kelas: Mamalia, Ordo:Carnivora, Famili: Canidae, Genus: Canis, Spesies: Canis aureus
(Jakal emas), jakal sisi bergaris (Canis
adustus)
jakal punggung hitam Canis mesomelas
jakal punggung hitam Canis mesomelas
Eland:
Eland raksasa (Taurotragus
derbianus) salah saru spesies kijang dari genus Taurotragus. Ukurannya mencapai 220-290 cm, sangat besar ,
ya? Bila dibandingkan kijang pada
umumnya, sekitar dua kali lipatnya. Habitatnya
di padang rumput dan hutan terbuka di Afrika.
Berdasarkan
jenis makanannya, Eland tergolong dalam herbivora. Makanannya berupa ranting, rumput dan
dedaunan
Eland hidup
berkoloni dengan anggota 15-25 ekor tentu tujuannya untuk membentuk kelompok
solid yang dapat menggagalkan serangan mangsa seperti harimau dan singa.
Taksonomi:
Kingdom: Animalia,
Filum: Chordata, Kelas: Mamalia Ordo:Artiodactyla, Famili: Bovidae,
Subfamili: Bovinae,
Genus: Taurotragus, Spesies: T. derbianus
REFERENSI:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar