Sabtu, 13 Oktober 2018

Legenda Ke-21 ASAL MULA BULU SERVAL

IMPIAN SEVA

Seva adalah kucing liar Afrika, yang dikenal dengan serval cat.  Awalnya Seva memiliki bulu berwarna coklat emas.  Bulunya polos  seperti singa, sampai-sampai ia mendapat julukan  sepupu kecil singa.

Suatu ketika, dalam lelap tidurnya Seva bermimpi memakai mantel yang sangat cantik seperti yang dipakai zebra dan macan tutul.  Dalam mimpinya, ia menjadi tampak sangat tampan.

“Ya Rabb, indah sekali mantel yang aku pakai dalam mimpiku.  Seandainya Engkau berkenan, maka karuniakan aku mantel seindah yang mereka pakai,” doa Seva saat terbangun dari tidurnya.

Keceriaan hari-harinya membuat Seva sedikit melupakan mimpinya tetapi tidak dengan permohonnya. 

Siang itu Seva bermain di padang rumput.  Tiba-tiba ada suara yang memanggilnya.
“Seva, kemarilah!” suara lemah di balik bebatuan membuat Seva menghentikan langkah.  Dicarinya sumber suara lemah itu. “Aku di sini di belakang bebatuan.”

“Kamu kenapa, Hose?”  Ternyata yang merintih itu, ular hognose.  Dia adalah ular berbisa dengan susunan sisik berpola seperti leopard.  Melihat Hose, Seval kembali ingat mimpinya, memakai mantel bermotif indah.

“Aku sedang sakit.  Tidak ada kawan dan sanak saudara yang mau merawatku.”

“Lalu apa yang harus aku lakukan?” tanya Seva ragu.  Terbayang jahatnya Hose yang sering menerkam dan melilit kawan-kawannya, sesame penghuni padang rumput.

“Rawatlah aku sampai aku sembuh.”

“Aku takut dengan kejahatan kamu.  Kamu pemangsa kami yang sering membuat kami takut.”

“Percayalah padaku, aku tidak akan mencelakaimu.”
Begitu Hose berjanji untuk tidak memangsa Seva, Seva berani membawa Hose dan merawatnya dengan ikhlas.

“Alhamdulillah, terimakasih kau sudah mau menolong aku.”  Hose mulai membaik dan merasa benar-benar berhutang budi pada Seva.  Berhari-hari Seva melayani semua kebutuhan yang tidak dapat dikerjakan sendiri oleh Hose.

“Wasyukrulillah, kalau boleh tahu kenapa kamu sampai sakit parah begini?”

“Aku sedang bermain di bebatuan sehari sebelum kau temukan.  Pemangsa ganas menyerangku, dialah Elang hutan sebelah padang rumput kita.  Beruntung aku terjatuh dari cengkeramannya.  
Aku bersembunyi di dalam bebatuan dalam keadaan sakit.  Melihat kamu melewati bebatuan itu, aku keluar dari persembunyianku dan memanggilmu”

Akhirnya Hose sembuh dan bisa beraktivitas seperti semula.  Sebagai tanda terimakasihnya Hose menawarkan hadiah untuk Seva.

“Apa yang bisa aku lakukan untuk berterimakasih padamu?”

“Aku tidak punya banyak keinginan, melihatmu sudah sehat kembali, aku senang sekali.”
Setelah didesak oleh Hose, Seva menceritakan mimpi indah yang menjadi impiannya selama ini.

“Aku bisa membantumu mendapat impian itu.  Aku akan sedikit memberi racunku, dengan sedikit gigitan.  Racun yang aku beri akan bekerja.  Kau akan sedikit demam dan dalam tiga hari demam itu akan hilang.  Maka warna mantelmu akan berubah menyerupai kulitku.”

“Benarkah?  Kamu tidak akan mencelakaiku dengan racunmu?” Seva ragu dengan kejujuran Hose.

“Kalau aku samapai berkhianat setelah perbuatan baikmu padaku, betapa paling buruknya aku di padang rumput kita ini.”

Maka Seva pun percaya.  Benar saja apa yang dikatakan Hose.  Tiga hari setelah gigitan itu, bulu Seva berubah menjadi corak yang indah.  Seva bersyukur harapannya selama ini terkabulkan.  Dia merasa Allah selalu mendengarkan doa-doanya.

PESAN MORAL:
1. Bila kalian memiliki cita-cita dan harapan, tengadahkan tangan meminta pada Allah, yang Maha Mengabulkan
2. Iringi doa dan harapan dengan amal baik, maka Allah SWT akan memberikan jalanNya
3. Berbuat baiklah pada sesama dengan ikhlas, kebaikan itu akan kembali pada pengamalnya.
4. Barang siapa yang bersyukur pada Allah maka dia akan pandai berterimakasih pada sesamanya.

FAKTA UNIK:
Serval adalah kucing Afrika dengan nama local Tierboskat.  Serval berukuran sedang, panjang kakinya 59-92, dengan berat 2-12 kg.  Wah, kakinya bisa panjang dan lumayan berat, ya?  Itu karena Serval diciptakan Allah dengan tulang metatarsus yang berfungsi memanjangkan kaki. 

Kebanyakan kulit Serval berwarna kuning keemasan seperti singa  tetapi yang membuatnya makin cantik adalah corak bintik yang berwarna lebih tua.  Telinga mereka tegak, indera penciuman, pengelihatan dan pendengarannya cukup peka, lho!

Taksonomi Serval:
Kingdom: Animalia, Filum: Chordata, Kelas:Mammalia, Ordo:Carnivora, Famili: Felidae, Subfamili: Felinae, Genus:Leptailurus, Spesies: Leptailurus serval

REFERENSI:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar