Seva adalah kucing liar Afrika, yang dikenal
dengan serval cat. Awalnya Seva memiliki
bulu berwarna coklat emas. Bulunya polos
seperti singa, sampai-sampai ia mendapat
julukan sepupu kecil singa.
Suatu ketika, dalam lelap tidurnya Seva
bermimpi memakai mantel yang sangat cantik seperti yang dipakai zebra dan macan
tutul. Dalam mimpinya, ia menjadi tampak
sangat tampan.
“Ya Rabb, indah sekali mantel yang aku pakai
dalam mimpiku. Seandainya Engkau
berkenan, maka karuniakan aku mantel seindah yang mereka pakai,” doa Seva saat
terbangun dari tidurnya.
Keceriaan hari-harinya membuat Seva sedikit
melupakan mimpinya tetapi tidak dengan permohonnya.
Siang itu Seva bermain di padang rumput. Tiba-tiba ada suara yang memanggilnya.
“Seva, kemarilah!” suara lemah di balik
bebatuan membuat Seva menghentikan langkah.
Dicarinya sumber suara lemah itu. “Aku di sini di belakang bebatuan.”
“Kamu kenapa, Hose?” Ternyata yang merintih itu, ular hognose. Dia adalah ular berbisa dengan susunan sisik
berpola seperti leopard. Melihat Hose,
Seval kembali ingat mimpinya, memakai mantel bermotif indah.
“Aku sedang sakit. Tidak ada kawan dan sanak saudara yang mau
merawatku.”
“Lalu apa yang harus aku lakukan?” tanya Seva
ragu. Terbayang jahatnya Hose yang
sering menerkam dan melilit kawan-kawannya, sesame penghuni padang rumput.
“Rawatlah aku sampai aku sembuh.”
“Aku takut dengan kejahatan kamu. Kamu pemangsa kami yang sering membuat kami
takut.”
“Percayalah padaku, aku tidak akan mencelakaimu.”
Begitu Hose berjanji untuk tidak memangsa Seva,
Seva berani membawa Hose dan merawatnya dengan ikhlas.
“Alhamdulillah, terimakasih kau sudah mau
menolong aku.” Hose mulai membaik dan
merasa benar-benar berhutang budi pada Seva.
Berhari-hari Seva melayani semua kebutuhan yang tidak dapat dikerjakan
sendiri oleh Hose.
“Wasyukrulillah, kalau boleh tahu kenapa kamu
sampai sakit parah begini?”
“Aku sedang bermain di bebatuan sehari sebelum
kau temukan. Pemangsa ganas menyerangku,
dialah Elang hutan sebelah padang rumput kita.
Beruntung aku terjatuh dari cengkeramannya.
Aku bersembunyi di dalam bebatuan dalam
keadaan sakit. Melihat kamu melewati
bebatuan itu, aku keluar dari persembunyianku dan memanggilmu”
Akhirnya Hose sembuh dan bisa beraktivitas
seperti semula. Sebagai tanda
terimakasihnya Hose menawarkan hadiah untuk Seva.
“Apa yang bisa aku lakukan untuk berterimakasih
padamu?”
“Aku tidak punya banyak keinginan, melihatmu
sudah sehat kembali, aku senang sekali.”
Setelah didesak oleh Hose, Seva menceritakan
mimpi indah yang menjadi impiannya selama ini.
“Aku bisa membantumu mendapat impian itu. Aku akan sedikit memberi racunku, dengan
sedikit gigitan. Racun yang aku beri
akan bekerja. Kau akan sedikit demam dan
dalam tiga hari demam itu akan hilang.
Maka warna mantelmu akan berubah menyerupai kulitku.”
“Benarkah?
Kamu tidak akan mencelakaiku dengan racunmu?” Seva ragu dengan kejujuran
Hose.
“Kalau aku samapai berkhianat setelah perbuatan
baikmu padaku, betapa paling buruknya aku di padang rumput kita ini.”
Maka Seva pun percaya. Benar saja apa yang dikatakan Hose. Tiga hari setelah gigitan itu, bulu Seva
berubah menjadi corak yang indah. Seva
bersyukur harapannya selama ini terkabulkan.
Dia merasa Allah selalu mendengarkan doa-doanya.
PESAN MORAL:
1. Bila kalian memiliki cita-cita dan harapan,
tengadahkan tangan meminta pada Allah, yang Maha Mengabulkan
2. Iringi doa dan harapan dengan amal baik, maka
Allah SWT akan memberikan jalanNya
3. Berbuat baiklah pada sesama dengan ikhlas,
kebaikan itu akan kembali pada pengamalnya.
4. Barang siapa yang bersyukur pada Allah maka dia
akan pandai berterimakasih pada sesamanya.
FAKTA UNIK:
Serval adalah kucing Afrika dengan nama local Tierboskat. Serval berukuran sedang, panjang kakinya
59-92, dengan berat 2-12 kg. Wah,
kakinya bisa panjang dan lumayan berat, ya?
Itu karena Serval diciptakan Allah dengan tulang metatarsus yang
berfungsi memanjangkan kaki.
Kebanyakan kulit Serval berwarna kuning
keemasan seperti singa tetapi yang
membuatnya makin cantik adalah corak bintik yang berwarna lebih tua. Telinga mereka tegak, indera penciuman,
pengelihatan dan pendengarannya cukup peka, lho!
Taksonomi Serval:
Kingdom: Animalia, Filum: Chordata,
Kelas:Mammalia, Ordo:Carnivora, Famili: Felidae, Subfamili: Felinae, Genus:Leptailurus,
Spesies: Leptailurus serval
REFERENSI:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar