Sabtu, 17 Februari 2018

Legenda Ke-13 SAAT LANSONES KEHILANGAN RACUN

Dalam bahasa Tagalog, Lansones berasal dari kata lason yang bermakna racun.  Buah Lasones berbentuk bulat-bulat lonjong kecil berwarna kuning dan akan mematikan bila dimakan karena racunnya.  Gugusan buah kecil debfan warna krem bergerombol itu berasal dari daerah Paete, Laguna, Philipina.  Saking beracunnya, semut pun enggan mendekatinya.  Jangankan merayapi buahnya, baru sampai pada dahannya  pun  semut-semut itu sudah mati.

Semua keadaan ini berubah dengan karunia yang Tuhan berikan pada seseorang bernama Mang Selo.  Bagaimana kisahnya?  Yuk kita simak bersama!
***
Mang Selo seorang tua yang miskin.  Dia hidup sebatang kara tanpa sanak saudara, tidak berkeluarga.  Lebih menyedihkannya, ia juga tidak punya rumah.

“Aku harus mencari kacang-kacangan di lading tak bertuan untuk menyambung hidupku.”  Gumam Mang Selo suatu hari.  Kehebatan Mang Selo adalah bahwa dia tidak pernah mau mengambil hak orang lain untuk mengisi perutnya yang lebih banyak lapar itu.

Suatu ketika, Mang Selo tak mendapatkan makanan apapun untuk menghilangkan laparnya.  Yang ditemukannya hanya Lasones yang beracun.

“Ya Tuhan….aku sangat lapar, tapi aku tidak akan pernah mengambil buah-buahan di ladang orang.  Lebih baik aku lapar daripada tertelan barang yang bukan hak milikku.” 

Dalam keadaan lelah menuju kampung yang dia tinggali, ia berteduh di bawah pohon rindang. Rasa kantuk, lelah dan lapar membuatnya tertidur lelap di hutan Paete yang lebat dan pekat.

Tiba-tiba sesosok malaikat mendatanginya.

“Mang Selo, aku tahu kamu dalam keadaan lapar.  Buah-buah di samping tempatmu berbaring telah ditakdirkan Tuhan untuk kehilangan racunnya.  Akulah yang diperintahkan untuk mengambil racun dari Lasones.”  Malaikat itu mencubit buah Lason untuk mengambil racunnya.

“Siapa engkau wahai sosok yang tak kukenal?  Apa maksud tuan menemuiku?”  Mang Selo agak takut dengan hadirnya sosok aneh itu.
“Jangan takut, aku membawa kabar gembira untukmu.  Karena kebaikan budi dan kesabaranmu maka Tuhan mengarunaimu buah lezat dari Lasones yang kuambil racunnya.”

“Benarkah Tuan?”  Dalam hatinya, Mang Selo tak habis-habisnya bersyukur. “Terimakasih Tuhan.  Kau beri hamba rejeki yang aku butuhkan.”

Sosok itu tiba-tiba menghilang.  Saat membuka mata, didapatinya kulit buah Lasones berserakan di bawah pohonnya, bekas dimakan entah oleh siapa.

Kelaparan yang amat sangat membuatnya memberanikan diri buat mencicipi Layones. 

“Dengan nama Tuhan Yang Pemurah lagi Penyayang.  Semoga benarlah buah ini tidak lagi beracun.”

Mang Selo telah memenangkan pertaruhannya, buah itu ternyata manis dan segar.  Warna dan coraknya pun berubah menjadi bening dengan bercak bekas cubitan malaikat saat mengambil racun. 

Ia segera menyebarkan kabar gembira pada orang lain yang dijumpainya. Sifat pemurahnya meskipun dalam keadaan miskin telah membuatnya mulia di sisi Tuhan dan para malaikat.

PESAN MORAL:
1.      Jadilah orang yang senantiasa menjaga kehormatan diri dengan menghargai hak orang lain.
2.      Hindarilah dari perbuatan jahat meskipun kita sedang susah dan ada kesempatan untuk melakukannya.
3.      Buah dari semua kesabaran, kesyukuran dan akhlak yang baik adalah bertamabhnya nikmat dan karunia Tuhan YME.
4.      Tetaplah pemurah meskipun kita dalam kesulitan, minimal dengan senyuman

FAKTA UNIK ANGGUR:
  1.      Anggur merupakan tanaman budidaya penghasil buah.  Tanaman perdu yang merambat dengan daun tunggal bertangkai yang keluar dari batang dan cabang tanaman.
2.      Dengan nama latin Vitis vinifera, memiliki banyak varian namun masih dalam genus Vitis dan family Vitaceae, ordo Rhamnales, kelas Dikotil.
3.      Memiliki banyak khasiat antara lain berperan aktif dalam berbagai metabolism tubuh, mampu mencegah terbentuknya sel kanker Mengandung senyawa polifenol, resveratol sebagai antioksidan dan pengikat radikal bebas.
4.      Biasanya diolah sebagai kismis, anggur, jus atau dimakan langsung

SUMBER REFERENSI:
1. http://leniblogs.blogspot.co.id/2012/12/taksonomi-buah-anggur.html
2. https://id.wikipedia.org/wiki/Anggur
3. https://uniquelatestarticle.blogspot.com/2017/06/cerita-rakyat-filipina-asal-usul-buah.htm

Tidak ada komentar:

Posting Komentar